Kisah Seekor Kadal yang Terjepit Selama 10 Tahun

. . . . ..Intermezo Minggu ini

Sewaktu browsing-browsing, entah sedang santai atau tidak ada yg dikerjaan, tanpa tak disengaja Saya membaca cerita ini dari Blog lain. Dan setelah membacanya entah terharu atau merasa salud (mungkin ini kisah patriotis seekor Kadal yang setia melayani kadal lainnya_makksaaaa...hehehehee) saya sangat ingin membagikan cerita ini di blog..
Mungkin hanya seekor kadal, tapi selama 10 tahun dia bisa bertahan, dan 10 tahun juga kadal lainnya menolongnya, ini ceritanya:


Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku. dia merasa kasihan sekaligus penasaran. Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun?

Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya …. astaga!!

Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun. Sungguh ini sebuah cinta…cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan.

http://timetotalks.blogspot.com/2011/01/kisah-seekor-kadal-yang-terjepit-selama.html

Seputar Sukarno (pic)



Ir. Soekarno

Sukarno saat 19 th
Presiden RIS Ir. Soekarno memberikan orasi di tangga Istana Kepresidenan setiba di Jakarta dari Jogja


HUT 50 - SOEKARNO. Presiden Soekarno menerima ucapan selamat pada ulang tahunnya ke 50 di Istana Merdeka, Jakarta, 6 Juni 1951. Sehari setelah ulang tahun pertamanya ketika menjabat presiden 6 Juni 1946 Soekarno mengumumkan negara dalam keadaan bahaya (staat van gevaar), khusus untuk Jawa dan Madura, karena Belanda menyerang di mana-mana.


Sukarno presiden yg romantis




Bersama Fatmawati dan Guntur


Ibu Fatmawati saat memberikan orasi






























5 Penjahat Paling Dicari FBI

Teroris_ilustrasi
 Mungkin tokoh-tokoh di bawah bukannlah tokoh patriotik, tapi siapa yang berperan (melaporkan keberadaannya_ato malah menangkap) pastilah banyak orang akan menyebut kalian orang patriotik (mantapp..hehe). Selain itu seperti dilansir oleh situs resmi FBI, fbi.gov, Kamis, (29/12/2011), Ada bonus juga nih yang bisa menangkap 5 penjahat dibawah. Berapa hadiahnya, dan siapa orang2 yang bisa jadikan kalian kaya?? Yuk di cek:

Federal Bereau of Infestigation (FBI) Amerika Serikat (AS) menawarkan hadiah US $ 100 ribu bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan 5 penjahat yang paling di cari kepolisian AS ini. Mereka dicari karena kasus narkotika, pembunuhan berantai hingga kepemilikan senjata api.

1.    Joe Luis Saenz


Joe Luis Saenz diduga menembak dan menewaskan dua anggota geng saingannya di Los Angeles pada tanggal 25 Juli 1998. Kurang dari dua minggu kemudian, pada tanggal 5 Agustus 1998, Saenz diduga menculik, memerkosa dan membunuh pacarnya. Saenz diduga membunuh korban keempat pada bulan Oktober tahun 2008 di Los Angeles Country.

Saenz diyakini bekerja untuk kartel narkoba Meksiko. Dia kemungkinan besar telah menghapus tato ditanganya. Dia diyakini selalu membawa senjata kemanapun dia pergi. FBI menawarkan hadiah sampai US$ 100 ribu bagi siapapun yang mengetahui persembunyiannya.

2. Jason Derek Brown.
Jason Derek Brown menjadi penjahat yang paling dicari karena pembunuhan dan perampokan bersenjata di Phoenix, Arizona kurun November 2004. Brown juga diduga menembak dan membunuh seorang penjaga mobil lapis baja di luar sebuah gedung bioskop dan melarikan diri dengan menjarah uang.

cal 45
9mm pistol Glock
   Brown pandai berbicara bahasa Perancis dengan fasih dan memiliki gelar Master dalam Bisnis Internasional. Dia adalah seorang pegolf, pemain ski, dan pandai mengendarai sepeda motor. Brown senang memamerkan kekayaanya. Dia diduga memiliki kecenderungan biseksual.Brown memiliki hubungan ke California, Arizona, dan Utah. Di masa lalu, ia telah melakukan perjalanan ke Prancis dan Meksiko. Selain itu, ia mungkin miliki sebuah 9mm pistol Glock dan kaliber 45​​. FBI menawarkan hadiah sampai US$ 100 ribu bagi siapapun yang mengetahui persembunyian Jason Derek Brown.

3. Glen Stewart Godwin.

Glen Stewart Godwin menjadi penjahat yang paling di cari FBI karena melarikan diri dari Penjara Negara Folsom di California pada tahun 1987. Dia di jatuhi hukuman karena pembunuhan. Selain itu dia sempat ditangkap karena perdagangan narkoba di Puerto Vallarta, Meksiko. Lalu dikirim ke penjara di Guadalajara.

Pada April 1991, Godwin diduga membunuh seorang narapidana dan kemudian berhasil melarikan diri lima bulan kemudian. Godwin fasih dalam bahasa Spanyol dan mungkin bepergian di seluruh Amerika Tengah dan Selatan, dan Meksiko. Dia diduga terlibat dalam distribusi narkotika.



4. Semion Mogilevich.

Semion Mogilevich menjadi orang paling dicari FBI karena tuduhan ikut dalam penipuan jutaan dolar setelah menipu ribuan investor saham dari sebuah perusahaan publik yang didirikan di Kanada. Namun ternyata berkantor pusat di Newtown, Bucks County, Pennsylvania.

Kejahatan tersebut dilakukan antara 1993 hingga 1998. Ulahnya terungkap setelah ribuan investor kehilangan uangnya lebih dari US$ 150 juta dolar AS.
Mogilevich kadang memalsukan rambut, dan kumis. Dia dikenal sebagai perokok berat. Mogilevich memiliki tempat tinggal utama di Moskow, Rusia. Selain memiliki paspor Rusia, diduga dia juga memiliki paspor Israel, Ukraina, dan Yunani.

5. Robert William Fisher.

Robert William Fisher diduga membunuh istri dan dua anak muda. Setelah itu meledakkan rumah tempat mereka tinggal di Scottsdale, Arizona pada bulan April 2001.

Fisher merupakan pemburu, dan nelayan serta memiliki ciri khas gigi emas bagian atas. Fisher adalah pengunyah tembakau berat. Dia memiliki akses pergerakan ke New Mexico dan Florida juga diyakini memiliki senjata berkemampuan besar.




 Tertarik berburu dollar dari FBI ?



Pernyataan Pers Komnas Perempuan: Aksi Bersama Mempercepat Proses Ratifikasi Konvensi PBB 1990 tentang Perlindungan Hak-Hak Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya



Pernyataan Pers
Komnas Perempuan
Jakarta, 27 Juli 2011


Agustinus Suprianto dan Sri Nurherwati, Komisioner Komnas Perempuan melakukan konferensi pers mendorong Konvensi Perlindungan Pekerja Migran dan Keluarganya
Rencana ratifikasi konvensi PBB 1990 Tentang Perlindungan Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya (selanjutnya disingkan Konvensi Migran 1990) sudah terlalu lama ditunda. Mengingat, konvensi ini sudah di tanda tangani oleh pemerintah Indonesia sejak 22 September 2004, sudah pula beberapa kali masuk dalam pembahasan Rancangan Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) periode 1999-2003, 2004-2009, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Progeram Legislasi Nasional (PROLEGNAS) 2005-2009. Namun, hingga kini pemerintah Indonesia belum juga menjadi negara pihak yang meratifikasi konvensi tersebut.
Komnas Perempuan berpendapat, ratifikasi konvensi Migran 1990 merupakan langkah fundamental yang harus segera dilaksanakan pemerintah Pemerintah Republik Indonesia (RI). Mengingat hal itu menjadi payung hukum bagi berbagai upaya terobosan kebijakan pemerintah yang saat ini tengah dalam reformasi untuk perbaikan sistem perlindungan dan penempatan pekerja migran.
Konvensi Migran 1990 merupakan standar internasional bagi perlindungan hak-hak pekerja migran dan anggota keluarganya, yang memposisikan pekerja migran sebagai manusia yang bermartabat, utuh,  bukan sekedar “tenaga kerja” semata. Konvensi ini juga menjamin perlindungan pada semua tahapan migrasi (pra-pemberangkatan, saat bekerja dan saat kembali ke daerah asal), semua status migrasi (berdokumen dan tidak berdokumen) dan setiap area migrasi (daerah asal, transit dan Negara tempat bekerja).
Komnas Perempuan mengajak semua pihak terkait antara lain Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Kementrian Luar Negeri, BNP2TKI, Kementrian Hukum dan HAM, Organisasi masyarakat sipil dan pemangku kebijakan terkait lainnya, untuk melakukan aksi bersama dan mendorong percepatan ratifikasi konvensi Migran 1990. Komnas Perempuan mendorong Presiden RI segera mewujudkan komitmennya memberikan perlindungan kepada pekerja migran seperti yang disampaikan dalam konferensi perburuhan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) ke 100 pada 15 Juni 2011 di Jenewa lalu, salah satunya dengan mempercepat penerbitan prakarsa pemerintah untuk meratifikasi Konvensi Migran 1990.
Dengan menjadi Negara pihak dalam Konvensi Migran 1990, akan menguatkan posisi tawar Indonesia dalam upaya penyelesaian berbagai kasus yang dialami oleh pekerja migran, apalagi saat ini Satgas TKI sedang melakukan upaya menyelesaikan kasus-kasus pekerja migran terancam hukuman mati di luar negeri, dengan ratifikasi Konvensi ini leverage Indonesia akan lebih kuat dalam berdiplomasi”, demikian menurut Agustinus Supriyanto, ketua Gugus Kerja Pekerja Migran Komnas Perempuan.
Untuk Komnas Perempuan menyatakan sikap :
  1. Mendorong Pemerintah RI dan DPR RI untuk mempercepat proses ratifikasi Konvensi PBB 1990 tentang Perlindungan Hak-hak Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya. Untuk itu, penting bagi para pihak terkait antara lain; Kemenaker, Kemenlu, Kemenhuham dan BNP2TKI dan Kementrian yang lain untuk bekerjasama dalam proses ratifikasi ini.
  2. Mendorong semua pihak  terkait seperti Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI agar mempertimbangkan secara kritis dan memprioritaskan kepentingan substansi perlindungan hak-hak Pekerja Migran yang sudah dijamin oleh Konvensi tersebut.
Dikutip dari: http://www.komnasperempuan.or.id/2011/07/aksi-bersama-mempercepat-proses-ratifikasi-konvensi-pbb-1990-tentang-perlindungan-hak-hak-pekerja-migran-dan-anggota-keluarganya/

Makau Negara Warisan Portugal.


 Macao
Makau terletak pada 70 km sebelah barat daya Hong Kong dan 145 km dari Guangshou. Ia adalah koloni Eropa tertua di Cina, sejak abad ke-16. Pemerintahan Portugal menyerahkan kedaulatan terhadap Makau kepada Republik Rakyat Cina (RRT) pada 1999, dan Makau kini merupakan sebuah Daerah Administrasi Khusus Cina.
Penduduk Makau kebanyakan bertutur dalam Bahasa Kantonis; selain itu, Bahasa Mandarin, Bahasa Portugis dan Bahasa Inggris juga digunakan.

”Makau terletak pada 70 km sebelah barat daya Hong Kong dan 145 km dari Guangzhou. Ia adalah koloni Eropa tertua di Tiongkok, sejak abad ke-16. Pemerintahan Portugal menyerahkan kedaulatan terhadap Makau kepada Republik Rakyat Cina (RRT) pada 1999, dan Makau kini merupakan sebuah Daerah Administratif Khusus Tiongkok. Penduduk Makau kebanyakan bertutur dalam bahasa Kantonis; selain itu, bahasa Mandarin, bahasa Portugis dan bahasa Inggris juga digunakan. Makau adalah satu-satunya kota di Tiongkok yang diperbolehkan mempunyai kasino. Kasino di Makau merupakan atraksi wisata yang mengundang kedatangan para pejudi dari Hong Kong dan negara Asia lainnya.”
Kawasan seluas 6 mil persegi, berpenduduk setengah juta jiwa di pojok tenggara daratan Cina tersebut merupakan kota kuno, dibangun pada abad XV. Makau mempunyai gereja lebih banyak dari Vatikan, tempat Sri Paus yang sekaligus Uskup Roma, bertahta. Di masa lalu, kekuasaan Uskup Makau sangat luas. Seluruh wilayah misi dari Goa di Pantai Barat India sampai Maluku di Indonesia bagian timur dan ke utara hingga Nagasaki, Jepang.

Warisan Dewi A-Ma

Selain mencari hiburan malam, banyak wisatawan datang karena terpesona warisan sejarah Makau. Kuil paling kuno tempat Dewi A-Ma dipuja terletak di dekat pelabuhan. Kuil tersebut dibikin tahun 600 oleh Dinasti Ming.
Di kuil ini pula, tahun 1557 Kaisar Cina menyerahkan Makau kepada Portugal. Masyarakat setempat memberi nama Ma Kok Miu, artinya Kuil Ma. Kemudian pendatang Cina menyebutnya A Ma Gao dengan makna, Teluk A Ma. Orang Portugal yang kemudian menguasai wilayah tersebut menyebutnya Macau.

Warisan masa lalu yang lain adalah Leal Senado (tanda kesetiaan), terletak di tengah kota. Istilah kesetiaan disahkan pada 13 Mei 1809 oleh Raja Portugal John VI. Sebutan tersebut lahir karena warga setempat tetap setia dan masih terus mengibarkan bendera Portugal ketika Spanyol merebut (sementara) tahta Portugal. Namun, kunjungan ke bekas rumah Dr. Sun Yat Sen yang sekarang dijadikan museum paling menarik. Dia bapak bangsa Cina modern yang sangat dihormati, baik oleh pemerintah Beijing maupun Taipei. Dr. Sun lahir di Dusun Cuiheng di seberang perbatasan, kemudian menetap di Makau ketika bekerja di RS Kiang Vu sambil merumuskan pemikiran revolusionernya untuk membangun Cina.
Mengapa bangunan baru? Dengan tangkas Gabriella menjelaskan, “Menjelang perang melawan Jepang, rumah Dr. Sun dijadikan gudang peluru. Tahun 1930 terjadi ledakan yang menghancurkan seluruh bangunan. Terpaksa, dibikin rumah baru dengan mengacu gambar lama.”
Pengalaman kehancuran juga menimpa Katedral Santo Paul, yang dilukiskan sebagai gereja Katolik paling indah se-Asia. Tahun 1601 gereja tersebut terbakar. Tahun berikutnya, di tempat sama dibangun gereja baru yang jauh lebih indah.
Tahun 1835, percikan api dari dapur membakar habis semuanya, termasuk perpustakan dengan koleksi ribuan buku kuno. Sekarang, yang tersisa hanya sebuah dinding eks katedral, secuil kenangan atas semua keindahan tempo dulu.

Relik St Francis Xaverius
Antara kedekatan ke surga dan ajakan ke neraka, Makau punya beragam pesona. Yang paling mengesankan gereja sekaligus seminari St Joseph yang dibangun tahun 1746.
Dulu di sini tersimpan relik (peninggalan) St Fransiscus Xaverius. Relik tersebut sekarang dipindahkan ke Kapel St Francis di Pulau Coloane, di depan pelabuhan. Meski kecil, bangunan kapel di sana indah sekali karena dulunya sisa dari reruntuhan bekas kebakaran di Katedral St Paul.

Letak Makau yang strategis menjadikan kota ini memiliki posisi penting. Ketika Kaisar Cina di awal abad XVIII melarang datang pedagang asing, kapal-kapal Eropa harus singgah di Makau, sebagai satu-satunya pintu masuk ke daratan Cina. Tentu saja, status monopoli tersebut memacu tumbuhnya perekonomian setempat.
Dengan ceria Gabriella menjelaskan, “Makau punya kaitan dengan Indonesia. Tahun 1622 armada VOC berangkat dari Batavia (kini Jakarta) menyerbu Makau.” Dalam pertempuran sengit, tentara Portugal yang mempertahankan Makau sudah hampir menyerah. Entah kebetulan atau memang dia bekas tentara, seorang pastor Jesuit, Jeronimo Kho, menyulut meriam. Tembakannya tepat sasaran dan menewaskan laksamana Belanda yang memimpin penyerbuan. “Sejak itu, armada Belanda tidak pernah berani mengganggu Makau.

source: wikipedia indonesia

SilkAir dengan 97 Penumpang dan Tujuh Awak Meledak di Udara


 Jum'at, 19 Desember 1997

 
Pesawat Boeing 737-300 dengan nomor penerbangan MI-185 milik  perusahaan penerbangan SilkAir, Singapura, hari Jumat (19/12) sore sekitar pukul 16.30 WIB meledak di udara dan jatuh berkeping-keping di perairan Sungai Musi, Parit 12, Kecamatan Sungsang, Kabupaten Musibanyuasin, sekitar 70 kilometer utara Palembang, Sumatera Selatan.
Pesawat itu lepas landas dari Bandar Udara Soekarno-Hatta, Jakarta pukul 15.23 WIB dengan tujuan Singapura. Sampai pukul 23.00 WIB semalam, belum diketahui nasib 97 penumpang dan tujuh awak pesawat. Dirjen Perhubungan Udara Sikado sebagaimana dikutip Antara memperkirakan semua penumpang dan awak pesawat SilkAir tewas.

Kepolisian Sektor (Polsek) Sungsang, Musibanyuasin, begitu menerima laporan, langsung mengerahkan personel untuk memberi pertolongan. Tim SAR Polda Sumsel dipimpin Kepala Kepolisian Daerah Brigjen (Pol) Deddi Ganrijadi Gantika, sekitar pukul 19.00 menuju ke lokasi menggunakan speed boat. Palembang-Sungsang bisa ditempuh dalam waktu dua setengah jam.
Menteri Perhubungan Haryanto Dhanutirto semalam pukul 22.30 WIB dengan pesawat khusus Beechraft King Air dari Halim Perdanakusuma langsung berangkat ke Palembang. Ikut bersama menteri, Dirjen Perhubungan Udara Zainuddin Sikado, Kepala Basarnas Harinto dan Ketua Aircraft Accident Investigation Commission (AAIC) Prof Oetarjo Diran.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Airud) Sumsel Letkol (Pol) Drs Syafei Aksal mengatakan kepada wartawan Kompas, Yurnaldi, pihaknya telah menemukan sejumlah paspor penumpang. Paspor antara lain atas nama Lajla (warga negara Bosnia-Herzegovina, bekas Yugoslavia) dengan nomor 489382. Kemudian paspor Amerika
Serikat atas nama Darlante dengan nomor 281210, paspor Singapura atas nama Wijik, paspor Indonesia atas nama Herman Anggoro dan Ananda Singgih. Selain itu ditemukan juga kartu tanda penduduk (KTP) atas nama Suryani dengan alamat tak jelas.
Mengutip manifes penerbangan, dalam pesawat bermesin jet ganda CFM56-3B2 buatan patungan General Electric (AS) dan Snecma (Perancis), terdapat 40 warga Singapura, dua Jepang, 23 Indonesia, empat Jerman, 10 Malaysia, lima Amerika, lima Perancis, tiga Inggris, masing-masing seorang Bosnia, Austria, India, Taiwan, dan Australia.

       Salah seorang korban adalah Kepala American Express Bank untuk Asia Tenggara dan Selatan, Susan Picardello. Disebut juga, Ely W Sundari, wartawan mode pada harian Bisnis Indonesia, termasuk dalam daftar penumpang. Kompas yang menghubungi pihak Bisnis Indonesia menyebutkan, Ely dalam perjalanan berlibur ke Pukhet, Thailand, melalui Singapura, sebelum sekolah ke Jepang.
Juru bicara Singapore Airlines (SIA), Rick Clements kepada kantor berita AFP menyatakan, enam dari tujuh awak pesawat adalah warga Singapura dan seorang lainnya kopilot warga negara Selandia Baru. Polisi Singapura dilaporkan membuat batas pengaman pada bagian pelayanan SilkAir di Bandara Changi International Singapura, di mana para keluarga korban menunggu perkembangan berita lebih lanjut.

Terapung
Kapal-kapal dan peralatan Satpol Air sudah dikerahkan ke lokasi untuk mencari korban pesawat. Sekitar 30 personel dan tiga kapal telah dikerahkan ke lokasi.
Menurut petugas jaga Satpol Air Polda Sumsel, dari lokasi kecelakaan pesawat, sampai pukul 21.00 WIB, baru didapat bukti-bukti berupa puing-puing pesawat yang terapung, termasuk enam paspor. Salah satu paspor atas nama Singgih, yang diduga adalah seorang pilot.
Di samping paspor-paspor itu, polisi juga menemukan sejumlah pakaian dan puing-puing pesawat. Diduga kuat pesawat meledak di udara pada ketinggian 30.000 kaki atau sekitar 10 km, dan kemudian hancur berkeping-keping di perairan. Tim investigasi Departemen Perhubungan berniat mengamankan wilayah seluas 300 kilometer persegi, untuk mengumpulkan data termasuk puing-puing pesawat.
Pihak Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) semalam dilaporkan mengirim sebuah pesawat angkut C-130 Hercules, dan dua pesawat helikopter jenis Super Puma, membantu operasi pencarian pesawat dan korban.
Posisi jatuhnya pesawat SilkAir dipastikan pada 02.26 '50 Lintang Selatan (LS) dan 104.55 '53 Bujur Timur (BT), atau tak jauh dari lokasi jatuhnya Helikopter BO-105 milik Mabes Polri, tanggal 8 November lalu.
Dalam jatuhnya helikopter Polri ini, tiga dari empat penumpang helikopter dengan call signP 4016, tewas. Mereka adalah pilot Kapten (Pol) Sriyono, kopilot Letda (Pol) Eko Prasetyo dam Satpam Bandara Sultan Iskandarmuda Blang Bintang, Banda Aceh, Abdul Murod. Satu-satunya yang selamat, mekanik Sertu (Pol) Zainul.
Penyebab jatuhnya helikopter tersebut, dilaporkan akibat faktor cuaca. Kala itu helikopter juga meledak, setelah bagian ekornya menyentuh air dalam upaya naik, setelah permukaan air diduga sebagai daratan. Helikopter naas ini dalam perjalanan Aceh-Jakarta lewat Batam.
Pesawat SilkAir lepas landas dari Jakarta pukul 15.23 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta. Pihak CASS mengemukakan, kontak dengan pesawat hilang sekitar pukul 17.15 waktu Singapura (atau 16.15 WIB). Pesawat seharusnya mendarat di Singapura pukul 18.05 waktu setempat.
   
   Belum ada manifes
Pihak maskapai penerbangan SilkAir, belum mengeluarkan manifes nama penumpang hingga Sabtu dinihari. "Kami belum mau memberikan nama-nama penumpang sebelum ada perintah dari pimpinan kami," ujar seorang pegawai SilkAir Bandara Soekarno-Hatta, Rusdi, ketika dihubungi di Jakarta, Jumat malam.
Pengamatan Kompasdi Bandara Soekarno- Hatta, pihak SilkAir baru bersedia memberikan nama penumpang pesawat naas itu, jika diminta oleh pihak keluarga korban. Hal ini dilakukan antara lain kepada pihak Kedubes AS dan Jepang yang datang ke bandara.
Keluarga dan kerabat korban termasuk wartawan yang mendatangi kantor SilkAir di Chase Plaza, Jl Sudirman, serta di Bandara Soekarno-Hatta, belum memperoleh jawaban memuaskan. Bahkan pihak Kedubes Jepang yang ingin mengetahui apakah kedua warga
   negaranya ikut dalam pesawat tersebut, tidak diberikan jawaban memuaskan.
   
Pegawai SilkAir di kantor Chase Plaza kemudian memberikan nomor telepon guna bisa dihubungi keluarga korban, yakni 550-3769 dan 550-5785 (keduanya di Bandara Soekarno-Hatta) atau SilkAir Singapura di nomor telepon, 001-65-5423311, 001-65-5455932, 001-65-5455937, 001-65-5455045, dan 001-65-5451970.
Sejak Oktober 1991
   
SilkAir adalah anak perusahaan Singapore Airlines yang khusus melayani sejumlah kota di kawasan Asia Tenggara. SilkAir mulai terbang ke Indonesia sejak Oktober tahun 1991, yang waktu itu masih menggunakan nama Tradewinds. Ketika itu, perusahaan ini menerbangi rute Singapura-Jakarta PP dan Singapura-Medan PP. Tahun lalu, frekuensi penerbangan pesawat B-737 SilkAir ke Indonesia mencapai 27 kali seminggu, yakni dari Bandara Soekarno-Hatta (Jakarta) 21 kali, Bandara Sam Ratulangi (Manado) tiga kali, dan Bandara Hasanuddin (Ujungpandang) 3 kali.

Tanggal 21 Maret 1994, PT SilkAir memulai penerbangan langung Singapura-Manado seminggu dua kali. Frekuensi penerbangan kini ditingkatkan menjadi tiga kali seminggu sejak Oktober 1996. Maret 1995, SilkAir bekerja sama dengan Sempati meluncurkan rute nonstop Singapura-Lombok empat kali seminggu. Mulai 29 Oktober 1995, SilkAir bekerja sama dengan Buoraq Airlines mulai mengoperasikan penerbangan langsung dari Singapura-Ujungpandang.
Pesawat Boeing 737 SilkAir yang jatuh ini, sebenarnya memiliki berbagai seri, di antaranya 737-300 yang dipakai SilkAir ini. Pesawat naas ini relatif baru, karena baru dioperasikan SilkAir bulan Februari lalu.
Boeing 737 mampu membawa 110 penumpang, dan pertama melayani penerbangan komersial beberapa tahun terakhir. Panjang pesawat model 737-300 adalah 33,40 meter, dengan panjang sayap 28,88 meter dan tinggi 11,13 meter. Jika dibutuhkan, dengan konfigurasi khusus bisa mengangkut 149 penumpang. Pada saat lepas landas Boeing 737-300 mampu mengangkut beban sebanyak 67.999 kg. Sampai saat ini pesawat Boeing 737-300 telah dioperasikan oleh 50 perusahaan penerbangan -termasuk Garuda- dengan jumlah pesawat keseluruhan 345 buah. (ds/hh/gsr/ppg/arb)
 
                                    ***
Daftar Nama Sejumlah Korban (Berdasarkan Laporan Pihak Keluarga):
   1. Godfrey
   2. Godiva
   3. Khoo Beng Yam
   4. Lejla Kabadaja
   5. Lauw Boon Ho
   6. Lay Helena
   7. Pang Swee Gan
   8. Perdana Yan
   9. Ely W Sundari
   10. Shee Kok Chong
   11. Tjiu Tjong Tjan
   12. Wirawan Winnie
   13. Wijaya Teddy
   14. Yong Tiam Hien
   15. Anggoro Herman
   16. Darlymph Richard
   17. Gozali Sieti
   18. Godwill
   19. Bonnie Hicks
   20. K Karyono Lestiadi
   21. Keng Konio
   22. Lay Verinahuaretta
   23. Oey Siok Lein
   24. Seet Chrtheng
   25. Suryani Rianto
   26. Tan Kim Leng
   27. Teo Ah Kim
   28. Tan Vincent
   29. Xu Chui Ven
   30. Lee Been Lam
   31. Koh Chong Chang
   32. Tan Sor Hui
   33. Tan Kek Yeong
   34. Ng Soo Guan
   35. Yap Sow Leng
   36. Liauw Lek Ting
   37. Liauw Sien
   38. Liauw A Lie Gunawan.  
   
Sumber:Pusat Informasi Kompas